Additional information
| Weight | 1 kg |
|---|---|
| Dimensions | 11.5 × 1.2 × 8 cm |
| Color |
Rp139.500
Rp139.500
Pertemuan selalu menjadi awal dari kolaborasi. Terinspirasi dari makna tersebut, Temu Card Wallet hadir sebagai simbol ruang temu—tempat identitas, akses, dan peluang berkumpul. Ringkas dan modern, ia bukan hanya penyimpan kartu, tetapi juga representasi cara hidup yang terarah dalam perjalanan profesional.
Dengan desain ramping yang minimalis, Temu memadukan estetika berkelas dengan fungsi yang terorganisir. Beberapa kompartemen di dalamnya menjaga kartu identitas maupun akses tetap rapi dan mudah dijangkau. Ukurannya yang compact sekaligus lapang membuatnya praktis digunakan sehari-hari, tanpa kehilangan kesan modern dan stylish.
Sebagai corporate souvenir, Temu Card Wallet merepresentasikan apresiasi yang bermakna—sebuah hadiah fungsional, elegan, sekaligus terhubung dengan nilai karya lokal.
Panjang 11,5 cm x Lebar 1,2 cm x Tinggi 8 cm
Pertemuan selalu menjadi awal dari kolaborasi. Terinspirasi dari makna tersebut, Temu Card Wallet hadir sebagai simbol ruang temu—tempat identitas, akses, dan peluang berkumpul. Ringkas dan modern, ia bukan hanya penyimpan kartu, tetapi juga representasi cara hidup yang terarah dalam perjalanan profesional.
Dengan desain ramping yang minimalis, Temu memadukan estetika berkelas dengan fungsi yang terorganisir. Beberapa kompartemen di dalamnya menjaga kartu identitas maupun akses tetap rapi dan mudah dijangkau. Ukurannya yang compact sekaligus lapang membuatnya praktis digunakan sehari-hari, tanpa kehilangan kesan modern dan stylish.
Sebagai corporate souvenir, Temu Card Wallet merepresentasikan apresiasi yang bermakna—sebuah hadiah fungsional, elegan, sekaligus terhubung dengan nilai karya lokal.
Jaga anyaman agar tetap kering. Jangan simpan dalam kondisi lembab untuk mencegah produk berubah warna. Jika produk terkena air, bersihkan menggunakan kain yang lembut dan keringkan di bawah sinar matahari, hingga kering. Jangan mengisi dengan barang yang berat atau terlalu penuh yang dapat merubah bentuk anyaman. Jauhkan dari sumber api atau panas untuk jangka waktu yang lama.
Kemiskinan, malnutrisi, pertanian subsisten – adalah masalah sosial di pedesaan Flores Timur. Dengan sedikit atau tanpa uang tunai, banyak keluarga menghadapi kesulitan ekonomi yang diperburuk oleh kurangnya fasilitas kesehatan, transportasi dan kebutuhan dasar lainnya.
Dengan menganyam bersama Du Anyam, para mitra perempuan kami bisa mendapatkan akses langsung ke uang tunai dan gaji yang adil, sembari tetap merawat anak-anak mereka dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Sebanyak 40% perempuan penganyam kini bisa menabung sebagian pendapatan mereka. Di samping itu, pekerjaan penunjang juga kami ciptakan untuk para pemanjat pohon, para transporter, dan koordinator lapangan.