Sekata Living x Du Anyam 3D Wallpaper (Hubungi untuk Harga)
Sekata Living x Du Anyam 3D Wallpaper (Hubungi untuk Harga)
Wallpaper 3D edisi terbatas hasil kolaborasi Sekata Living dan Du Anyam yang memadukan anyaman lontar tradisional, desain modern, dan sentuhan tangan perempuan penganyam Nusa Tenggara Timur untuk menghadirkan ruang yang bernyawa dan berkarakter.
Hubungi kami melalui WhatsApp untuk informasi harga.
Sepenuhnya Dapat Disesuaikan
Setiap panel memadukan pola khas Sekata Living dengan kekayaan tekstur anyaman lontar Du Anyam yang dibuat oleh tangan para perempuan penganyam di Nusa Tenggara Timur. Perpaduan ini menghadirkan dinding bertekstur yang terasa hangat—sederhana namun tetap berkelas—di mana kejujuran material, nilai tradisi, dan desain modern saling menyatu. Dirancang untuk memberi napas pada ruang, untuk disentuh, dan untuk menyampaikan cerita, koleksi ini mengubah dinding menjadi elemen hidup yang sarat makna, kepedulian, dan desain yang berkelanjutan.
Jaga anyaman agar tetap kering. Jangan simpan dalam kondisi lembab untuk mencegah produk berubah warna. Jika produk terkena air, bersihkan menggunakan kain yang lembut dan keringkan di bawah sinar matahari, hingga kering. Jangan mengisi dengan barang yang berat atau terlalu penuh yang dapat merubah bentuk anyaman. Jauhkan dari sumber api atau panas untuk jangka waktu yang lama.
Social Impact
Menganyam, meski merupakan warisan budaya dan sudah menjadi kebiasaan lama masyarakat Flores setempat, sebagian besar produknya hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga saja. Demikian pula yang terjadi di Kalimantan, Papua, dan banyak daerah di Indonesia, tradisi menganyam sudah ada sejak puluhan tahun lamanya namun kurang dilestarikan. Seni kerajinan tangan yang sekarat ini telah tergantikan oleh aktivitas-aktivitas lain yang dianggap lebih bernilai dan lebih praktis.
Saat Du Anyam memulai perjalanan untuk mengadvokasi pemberdayaan perempuan, kami telah menemukan dan berhubungan kembali dengan berbagai warisan Nusantara. Melalui beberapa strategi promosi kebudayaan seperti pengadaan kurikulum pelajaran menganyam untuk siswa SMA dan pelatihan menganyam sepanjang tahun, kami berharap untuk tidak hanya melestarikan saja, tapi juga menghidupkan kembali seni Indonesia yang sungguh tak ternilai harganya ini.
Promote Culture
Nusa Tenggara Timur








