fbpx Ama Gena Batik Work Pouch | Du Anyam

Ama Gena Batik Work Pouch

Rp487.500

Ama Gena Batik Work Pouch

Rp487.500

Dibuat dengan motif batik Buketan dan hiasan anyaman dari Flores, suvenir perusahaan berbentuk tas laptop ini siap melindungi perangkat elektronik sekaligus menjunjung warisan budaya khas Indonesia. Kirimkan pesan kebahagiaan dan dampak sosial untuk klien dan relasi bisnis melalui hadiah unik ini.

Hapus

Panjang 40 cm x Lebar 28 cm x Tinggi 12 cm

Dibuat dengan motif batik Buketan dan hiasan anyaman dari Flores, suvenir perusahaan berbentuk tas laptop ini siap melindungi perangkat elektronik sekaligus menjunjung warisan budaya khas Indonesia. Kirimkan pesan kebahagiaan dan dampak sosial untuk klien dan relasi bisnis melalui hadiah unik ini.

Hadiah untuk klien dan relasi bisnis yang tidak hanya stylish, tapi juga sarat pesan-pesan budaya milik Indonesia – ini dia dompet mungil berbahan kain batik dengan motif Buketan. Selain fungsional dan menawan, suvenir perusahaan ini juga turut mendukung kesejahteraan para penganyam perempuan.

Dengan sentuhan elegan batik dan anyaman Flores, Batik Tag ID adalah souvenir perusahaan yang praktis dan fungsional untuk para klien dan relasi. Memilih item ini sebagai hadiah juga menjadi sebuah aksi nyata dukung tradisi Indonesia dan pemberdayaan penganyam perempuan di area terpencil Indonesia.

Jaga anyaman agar tetap kering. Jangan simpan dalam kondisi lembab untuk mencegah produk berubah warna. Jika produk terkena air, bersihkan menggunakan kain yang lembut dan keringkan di bawah sinar matahari, hingga kering. Jangan mengisi dengan barang yang berat atau terlalu penuh yang dapat merubah bentuk anyaman. Jauhkan dari sumber api atau panas untuk jangka waktu yang lama

Social Impact

Mempromosikan Seni Budaya

Menganyam, meski merupakan warisan budaya dan sudah menjadi kebiasaan lama masyarakat Flores setempat, sebagian besar produknya hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga saja. Demikian pula yang terjadi di Kalimantan, Papua, dan banyak daerah di Indonesia, tradisi menganyam sudah ada sejak puluhan tahun lamanya namun kurang dilestarikan. Seni kerajinan tangan yang sekarat ini telah tergantikan oleh aktivitas-aktivitas lain yang dianggap lebih bernilai dan lebih praktis.

 

Saat Du Anyam memulai perjalanan untuk mengadvokasi pemberdayaan perempuan, kami telah menemukan dan berhubungan kembali dengan berbagai warisan Nusantara. Melalui beberapa strategi promosi kebudayaan seperti pengadaan kurikulum pelajaran menganyam untuk siswa SMA dan pelatihan menganyam sepanjang tahun, kami berharap untuk tidak hanya melestarikan saja, tapi juga menghidupkan kembali seni Indonesia yang sungguh tak ternilai harganya ini.

  • ImpactMempromosikan Seni Budaya
  • LocationEast Nusa Tenggara

Mengapa Du Anyam

Anyaman Buatan Tangan yang Berkualitas Tinggi
Desain Modern dan Fungsional
Produk dengan Dampak Sosial