fbpx Euodia Home x Du Anyam Single Reed Diffuser | Du Anyam

Euodia Home x Du Anyam Single Reed Diffuser

Rp299.000 – Rp519.000

Euodia Home x Du Anyam Single Reed Diffuser

Rp299.000 – Rp519.000

Euódia x Du Anyam Single Reed Diffuser memadukan keharuman dan keindahan kerajinan tradisional dalam satu karya yang penuh makna. Setiap diffuser dibalut anyaman lontar yang dibuat secara manual oleh para perempuan pengrajin di Flores Timur, menghadirkan sentuhan alami dan kehangatan pada setiap ruang.

Clear

Panjang 24 cm x Lebar 10 cm x Tinggi 7 cm

  • Euódia x Du Anyam Single Reed Diffuser memadukan keharuman dan keindahan kerajinan tradisional dalam satu karya yang penuh makna. Setiap diffuser dibalut anyaman lontar yang dibuat secara manual oleh para perempuan pengrajin di Flores Timur, menghadirkan sentuhan alami dan kehangatan pada setiap ruang.
  • Tersedia dalam tiga pilihan aroma khas—Embun Pagi, Jingga Raya, dan Lentera Bambu—setiap wewangian dirancang untuk menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus membawa cerita tentang warisan budaya, keterampilan tangan, dan pemberdayaan komunitas.
  • Cocok untuk menemani keseharian maupun sebagai hadiah yang bermakna, Single Reed Diffuser menghadirkan perpaduan aroma, tekstur, dan nilai dalam satu pilihan yang sederhana namun berkesan.

Jaga anyaman agar tetap kering. Jangan simpan dalam kondisi lembab untuk mencegah produk berubah warna. Jika produk terkena air, bersihkan menggunakan kain yang lembut dan keringkan di bawah sinar matahari, hingga kering. Jangan mengisi dengan barang yang berat atau terlalu penuh yang dapat merubah bentuk anyaman. Jauhkan dari sumber api atau panas untuk jangka waktu yang lama.

Social Impact

Promote Culture

Menganyam, meski merupakan warisan budaya dan sudah menjadi kebiasaan lama masyarakat Flores setempat, sebagian besar produknya hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga saja. Demikian pula yang terjadi di Kalimantan, Papua, dan banyak daerah di Indonesia, tradisi menganyam sudah ada sejak puluhan tahun lamanya namun kurang dilestarikan. Seni kerajinan tangan yang sekarat ini telah tergantikan oleh aktivitas-aktivitas lain yang dianggap lebih bernilai dan lebih praktis.

Saat Du Anyam memulai perjalanan untuk mengadvokasi pemberdayaan perempuan, kami telah menemukan dan berhubungan kembali dengan berbagai warisan Nusantara. Melalui beberapa strategi promosi kebudayaan seperti pengadaan kurikulum pelajaran menganyam untuk siswa SMA dan pelatihan menganyam sepanjang tahun, kami berharap untuk tidak hanya melestarikan saja, tapi juga menghidupkan kembali seni Indonesia yang sungguh tak ternilai harganya ini.

  • ImpactPromote Culture
  • LocationNusa Tenggara Timur

Mengapa Du Anyam

Anyaman Buatan Tangan yang Berkualitas Tinggi
Desain Modern dan Fungsional
Produk dengan Dampak Sosial